
"Kita tidak hanya hidup diantara manusia tapi juga ada penghuni surgawi,para penonton yang kudus,yang memandang dengan simpati,yang melihat,mengetahui,dan mengapresiasikan pikiran,perasaan dan tindakan kita."
~Henry Ward Beecher,Royal Truths~
Sejak kecil saya sudah sangat mengaggumi sosok malaikat walaupun hanya melihat dari gambar-gambar.Kekaguman itu saya tuangkan dalam bentuk coretan-coretan di dinding kamar atau di kertas gambar.Bila mendapatkan gambar-gambar dari majalah pasti sudah saya gunting.Suatu ketika usiaku 9 tahun,saat itu di gereja saya baru menerima komuni pertama karena saya dibesarkan secara katolik bersama dengan adik perempuan saya diantara nyala lilin-lilin ada sesuatu yang bersinar lebih terang dari nyala lilin-lilin itu,cahaya itu makin nampak berkilau dan sangat cemerlang dan nampaklah sosok orang yang lebih besar dari pastor saya (padahal pastor ku orang Belanda). Namun sosok itu lebih jelas yang menarik perhatian saya adalah sayapnya yang sangat besar dan berkilauan.Sejak itu,saya tahu bahwa itu adalah "Malaikat Pelindungku"
Entah sudah berapa banyak kali sang malaikat menjaga menolong saya dari perkara-perkara yang tak mampu ku tanggung. Kita sangat membutuhkan pertolongan dan pertolongan itu datangnya bukan dari sesama kita,akan tetapi dari pertolongan "supernatural" yang begitu tepatnya menolong kita disaat yang amat kritis,mereka dapat hadir diantara kita dimanapun kita berada,di udara,di laut,di malam yang pekat,di dalam kesesakkan,keputus asaan.Bahkan hal-hal yang membahayakan kita dapat terhindar dengan cara mereka mengingatkan kita.Tanpa suara mereka menemani kita,mereka menawarkan kesempatan untuk mengubah ketakutan kita menjadi jembatan penghubung,pemulihan,dan pengharapan akan arti diri kita.Mereka dapat membimbing,mengarahkan kita pada pandangan baru dalam pandangan yang positif.Postur tubuhnya sangat tinggi dan tegap,satu setengah kali bahkan lebih dari tubuh normal kita.Raut wajahnya sangat sempurna bagaikan di pahat tidak bercacat cela wajahnya sangat halus,Rambutnya ikal,dari wajahnya terpantul kedamaian yang menentramkan hati mereka tersenyum begitu lembut jari-jarinya begitu besar dan kokoh.Mereka dapat hadir dengan sosok seperti manusia biasa mengenakan kemeja dan pantalon atau dapat tampil dalam setelan jas lengkap dengan tuxedo,ataupun malaikat bersayap. begitu mempesona dan berwibawa melambangkan kesempurnaan ciptaan Tuhan.
Kami dapat berkomunikasi layaknya seorang sahabat mengingatkan kita,untuk hal-hal yang dapat merugikan atau membahayakan kita.Namun semua dapat kita rasakan keberadaanya disaat kita membutuhkan sebuah pertolongan.
"Hal-hal terbaik dan paling indah di dunia tidak bisa dilihat,bahkan tidak bisa disentuh.Mereka harus dirasakan dengan hati."
Entah sudah berapa banyak kali sang malaikat menjaga menolong saya dari perkara-perkara yang tak mampu ku tanggung. Kita sangat membutuhkan pertolongan dan pertolongan itu datangnya bukan dari sesama kita,akan tetapi dari pertolongan "supernatural" yang begitu tepatnya menolong kita disaat yang amat kritis,mereka dapat hadir diantara kita dimanapun kita berada,di udara,di laut,di malam yang pekat,di dalam kesesakkan,keputus asaan.Bahkan hal-hal yang membahayakan kita dapat terhindar dengan cara mereka mengingatkan kita.Tanpa suara mereka menemani kita,mereka menawarkan kesempatan untuk mengubah ketakutan kita menjadi jembatan penghubung,pemulihan,dan pengharapan akan arti diri kita.Mereka dapat membimbing,mengarahkan kita pada pandangan baru dalam pandangan yang positif.Postur tubuhnya sangat tinggi dan tegap,satu setengah kali bahkan lebih dari tubuh normal kita.Raut wajahnya sangat sempurna bagaikan di pahat tidak bercacat cela wajahnya sangat halus,Rambutnya ikal,dari wajahnya terpantul kedamaian yang menentramkan hati mereka tersenyum begitu lembut jari-jarinya begitu besar dan kokoh.Mereka dapat hadir dengan sosok seperti manusia biasa mengenakan kemeja dan pantalon atau dapat tampil dalam setelan jas lengkap dengan tuxedo,ataupun malaikat bersayap. begitu mempesona dan berwibawa melambangkan kesempurnaan ciptaan Tuhan.
Kami dapat berkomunikasi layaknya seorang sahabat mengingatkan kita,untuk hal-hal yang dapat merugikan atau membahayakan kita.Namun semua dapat kita rasakan keberadaanya disaat kita membutuhkan sebuah pertolongan.
"Hal-hal terbaik dan paling indah di dunia tidak bisa dilihat,bahkan tidak bisa disentuh.Mereka harus dirasakan dengan hati."
~Helen Keller~


Posting Komentar